You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Baru Dipasang, Ubin Pengarah Jalan Kramat Raya Banyak Rusak
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Jalur Pedestrian Jl Kramat Raya Mulai Rusak

Meski belum lama diperbaiki, namun jalur pedestrian di Jalan Salemba dan Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, sudah mengalami kerusakan. Bahkan, material proyek terlihat berantakan hingga memangkas satu jalur jalan di kawasan itu.

Baru dibuat kok sudah pada pecah ubinnya. Itu kan sama saja membahayakan pengguna jalan

Pantauan beritajakarta.com, pemasangan ubin di jalur pedestrian terkesan asal-asalan dan tidak rapi. Malah beberapa ubin sudah pecah sehingga bisa membahayakan pejalan kaki.

Belum lagi tumpukan pasir serta batu dibiarkan berantakan di pinggir jalan. Hal ini jelas mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Padahal pembangunan pedestrian diharapkan bisa membuat nyaman pengguna jalan.

312 Titik Jalan dan Jembatan Diperbaiki

Sutanto(47), salah seorang pengguna jalan mengaku prihatin dengan jalur pedestrian yang baru dibuat sudah banyak kerusakan. Padahal jalan itu setiap hari ramai dilalui warga.

"Baru dibuat kok sudah pada pecah ubinnya. Itu kan sama saja membahayakan pengguna jalan," ujar Sutanto, Selasa (4/11).

Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat, Jansen Saragih mengungkapkan, perawatan jalur pedestrian itu masih menjadi tanggung jawab kontraktor proyek.

"Itu masih dalam tahap pelaksanaan, belum diserahkan kepada kami. Kalau tidak diperbaiki yang rusak, ya kami tidak mau bayar," kata Jansen.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye838 personNurito